Minggu, 08 Maret 2009

MUSLIM HAND INDONESIA, Bantu Masyarakat Dhuafa Daerah Terpencil


FOR THE NEEDY, Demikian slogan Muslim Hand Indobneisa (MHI ) yang menyelenggarakan Medical Care sunatan rasul gratis untuk kaum dhuafa di desa Kuta Mbelin Kecamatan Lau Baleng Tanah Karo Sumatera Utara ,Minggu ( 1/3) Kemarin.

Menurut Ir.Edhi Mirwandhono,MSi project Manager Muslim Hand Indonesia, kegiatan tersebut didukung penuh Muslim Hand Internasioanal salah satu LSM yang concert dengan program kemanusiaan bagi kaum kurang mampu diseluruh dunia, yang berpusat di Londion Inggris, serta didukung tim paramedis Bulan Sabit Merah Indonesia ( BSMI ) Medan dan Relawan Komunitas Kemanusiaan Indonesia ( KKI ) Sumut.

Desa Kuta Mbelin Lau Baleng Tanah Karo menjadi tujuan medical care tim Muslim Hand Indonesiam, karena daerahnya sangat terpencil, berjarak 160 KM dan 6 jam perjalanan dari Kota Medan ibukota Sumatera Utara, praktis membuat desa ini jauh dari geliat pembangunan, bahkan sinyal telepon juga tidak menjangkau daerah ini.

Tercatat 14 pasien yang dikhitan, terdiri dari 10 pasien anak anak dan 4 pasien dewasa yan sudah berumah tangga.

Menuut Kepala desa Kuta Mbelin Malem Teta Perangin –angin (60 ), masyarakat didesanya memang jauh tertinggal dari daerah lain, dengan kondisi alam yang berbukit curam, menjadikan kehidupan sosial ,ekonomi, dan religius masyarakat desa semakin terpuruk. Sunatan Rasul yang wajib saja masih ada masyarakat belum melaksanakanya, apalagi yang yang lainya, ungkap Teta Perangin angin

Kepada Edhi Mirwandhono, masyarakat Kuta Mbelin juga mengharapkan agar Muslim Hand Indonesia, ikut membantu memberdayakan masyarakat desa dalam bidang pertanian dan Religius serta kehidupan lainya.

Hal senada juga diakui Sukariadi Ginting S.Ag petugas KUA Lau Baleng,dan Alimudin Maha.Spdi dai lokal Binaan BAZSDA Sumut yang segaja hadir diacara tersebut, keduanya menyatakan masyarakat sangat sulit memberdayakan mengolah lahan pertanian dan mendapatkan bimbingan agama, karena daerahnya sangat terpencil dan jalan satun - satunya untuk mengakses kesana rusak parak dan berbukit serta berlereng curam terjal.

Country Manager Muslim Hand Indonesia, Khairul Rahmi lewat Project Manger Edhi Mirwandhono berjanji akan mengupayakan bantuan pemberdayaan pertanian dan istri para petani serta pengirimnan dai ( dai sponsorship ) kedaerah tersebut.

Program lain Muslim Hand Indonesia juga akan dicoba diterapkan didaerah tersebut, ” akan kita ajukan ke kantor Muslim Hand Internasional , agar kita bisa bersinergi dengan warga Kuta Mbelin ”, tambah Mirwandhono.

Muslim Hand Indonesia sendiri adalah LSM dibawah Muslim Hand Internasional yang membawahi 52 negara, hadir di indoneisa sejak gempa tsunami Sumut NAD 2004, mengorganisir 4000 relawan serta mendirikan sekolah di Banda Aceh, Nagan Raya NAD dan Indramayu Jabar. Selain penanggulangan bencana, bantuan medis, peduli lingkungan, program air bersih, pemberdayaan ekonomi, pengiriman dai dan guru ke daerah, Muslim Hand juga dikenal sering mengadakan pengobatan gratis, katarak, Sunatan Masal dan berbagai program sosial bagi kaum dhuafa,” demikian ditegaskan Ir. Edhi Mirwadhono,Msi Manager Muslim Hand Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar